Tampilkan postingan dengan label Test Pra-Musim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Test Pra-Musim. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Maret 2018

Dovizioso Yakin Ducati Menjadi Penantang Serius untuk Meraih Gelar Juara Dunia Musim ini

Dovizioso Yakin Ducati Kembali akan Menyulitkan Para Rival Mereka
Andrea Dovizioso [Photo:Motorsportal]

Dovizioso Yakin Ducati Kembali akan Menyulitkan Para Rival Mereka

Pebalap Ducati Andrea Dovizioso yakin bila ia dan timnya Ducati patut untuk diperhitungkan oleh para rival mereka untuk meraih gelar juara dunia musim ini yang nyaris diraihnya musim lalu.

Sedikit berbeda dengan musim lalu dimana Dovizioso baru bisa meraih gelar juara di Mugello atau di seri keenam, maka musim ini menurut Dovizioso, ia dan juga rekan setimnya bakal mampu meraih gelar juara di seri-seri pembuka.

Seperti kita ketahui, musim lalu Dovizioso memang mampu tampil impresif di Losail yang menjadi arena seri pembuka musim lalu dan juga musim ini. Ketika itu, Dovizioso terlibat pertarungan sengit dengan pebalap Movistar Yamaha Maverick Vinales yang akhirnya keluar sebagai pemenang. Namun demikian, baik Vinales maupun Dovizioso sempat beberapa kali saling susul-menyusul.

Setelah 4 seri kurang meyakinkan, Dovizioso kemudian mengejutkan dengan menjadi kampiun di Mugello yang dilanjutkan lagi pada seri berikutnya yakni di Montmelo Barcelona-Catalunya yang menjadi back-to-back pertamanya musim lalu selain back-to-back kedua dengan menjuarai MotoGP Austria dan MotoGP Inggris beberapa pekan kemudian. 

Pada dua hari sesi test yang sepanjang akhir pekan ini digelar di Qatar, Dovizioso juga telah menunjukkan potensinya itu dengan mencatatkan diri menjadi pebalap tercepat kedua di dua hari beruntun.

Dovizioso pun sesumbar bila Ducati memiliki segalanya untuk bisa menjadi juara musim ini.

Seperti dikutip dari Motorsportweek, Dovizioso mengatakan,“Tahun ini kami berpeluang besar meraih gelar juara dunia. Kami menjadi penantang serius sejak seri-seri pembuka."

"Situasi yang kami hadapi musim lalu sangat berbeda dengan situasi musim ini yang lebih baik karena sepanjang sesi-sesi test pra-musim sejauh ini, kami selalu konsisten meraih hasil yang memuaskan. Kami telah melakukan semuanya dengan sempurna,"imbuh Dovizioso.

Senin, 26 Februari 2018

Honda Mendominasi Sebelum The Final Shakedown di Losail Qatar

Honda Mendominasi Sebelum The Final Shakedown di Losail Qatar
Marc Marquez [Photo:Repsol Honda]
  
Jelang Test Pra-Musim Pamungkas Musim ini di Losail

Para pebalap Honda tampil mendominasi di dua sesi test pra-musim yang telah digelar di Sirkuit Sepang Malaysia pada akhir Januari dan juga di Chang International Circuit Buriram pekan lalu. Masih ada satu agenda sesi test lagi yang akan digelar di Sirkuit Losail di akhir pekan ini sebelum seri perdana dimulai di arena yang sama dua pekan berikutnya.

Marc Marquez yang baru saja menandatangani kontrak baru serta rekan setimnya di tim Repsol Honda Dani Pedrosa termasuk Cal Crutchlow dari tim satelit LCR Honda Castrol berhasil mendominasi di Sepang dan Buriram.

Sepertinya semua pihak di tim Honda merasa puas dengan kedua sesi test namun Sirkuit Losail seringkali juga menghadirkan kisah yang berbeda karena seringkali para pebalap menghadapi kesulitan.

Well, kita tunggu saja bagaimana para pebalap Honda tampil di Losail pekan ini termasuk rookie mereka di tim LCR yakni Takaaki Nakagami yang sejauh ini juga mampu menunjukkan performa yang menjanjikan.
 


Minggu, 25 Februari 2018

Aprilia Tunda Penggunaan Spec Mesin Terbaru


Aprilia Tunda Penggunaan Spec Mesin Terbaru
Aleix Espargaro dari tim Aprilia [Photo:Autosport]


Aleix Espargaro dan Scott Redding Baru Gunakan Spec Mesin Terbaru di Seri Perdana Qatar

Tim pabrikan asal Italia Aprilia terpaksa harus menunda penggunaan  spec mesin terbaru mereka hingga seri perdana musim ini digelar di Sirkuit Losail Qatar pada 16 Maret hingga 18 Maret nanti. Ini berarti Aprilia belum akan menggunakan spec terbaru tersebut pada sesi test pra-musim pamungkas musim ini yang digelar di arena yang sama akhir pekan depan meskipun mereka awalnya mengagendakannya demikian. 

Dikutip dari Autosport, sebuah sumber dari Aprilia menyebut bila pada seri perdana tersebut Aprilia tidak hanya mulai menggunakan spec mesin terbaru, tetapi juga sejumlah komponen internal.

"Tim kami ingin menambah daya dan ketahanannya selama mungkin karena hal tersebut masih merupakan kendala utama kami musim lalu,"jelas sumber itu.

Musim lalu, baik Espargaro maupun rekannya ketika itu Sam Lowes mengalami kendala di atas selain masalah akselerasi yang membuat mereka gagal mencapai target mereka. Bahkan Lowes harus terdepak dan digantikan oleh kompatriotnya Redding.

Namun demikian, pada sesi test pekan lalu di Buriram pun, Espargaro hanya menempatkan diri sebagai pebalap ke-14 tercepat, sedangkan Redding hanya menjadi pebalap ke-18 tercepat.

Sementara itu Espargaro optimis tim mereka sudah bisa mengatasi kendala mereka saat seri pertama musim ini dimulai.

"Kami sudah mengetahui apa saja yang menjadi kendala kami dan saya berharap kami sudah bisa mengatasinya saat MotoGP Qatar nanti,"ujar pebalap Spanyol tersebut.




Rabu, 21 Februari 2018

Malaysia Kemungkinan Besar Hadirkan Wakilnya di Arena MotoGP World Championship 2018

Tech3 boss Herve Poncharal says he wants to retain Malaysian rookie Hafizh Syahrin for the 2018 MotoGP season after he impressed during the test in Thailand.  Poncharal was left seeking a second rider after Jonas Folger was forced to sit out the season to recover from Gilbert Syndrome, the illness which kept the German sidelined for the final four races of 2017.  Syahrin emerged as favourite to take the vacant satellite Yamaha following the Sepang test – at which Tech3 fielded ex-Aspar rider Yonny Hernandez – after parting ways with the Petronas Sprinta Moto2 team; though was only confirmed for the Thailand test.  Poncharal is keen to hold onto the triple Moto2 podium finisher after proving to be a “perfect fit” for Tech3, though admits he still has to “convince” his partners Syahrin is the right choice to replace Folger.  “I want to keep him for the 2018 season, but I have to first convince all my partners,” the Tech3 boss said.  “Right now there's nothing decided, but I won't hide the fact that I'd be very disappointed if we can't come to and agreement.  “I think we've found a rider who is the perfect fit for what we're looking for. After the unfortunate and late withdrawal of Jonas Folger, it's the best solution we have.”  Syahrin ended the Thailand test 22nd overall and just 1.756s from pacesetter Dani Pedrosa on the factory Honda.  His performance across the three days of running at Buriram left Poncharal “amazed”, and feels the Malaysian will be capable of even stronger showings once he has had some more time on the M1.  “There was pressure on Hafizh's shoulders in Buriram; no Malaysia had ever ridden in MotoGP,” Poncheral added.  “He also had a bit of a handicap compared to other rookies like Takaaki [Nakagami], Franco [Morbidelli], Tom [Luthi] or Xavier [Simeon], who already had a few kilometers on the clock [on MotoGP machinery].  “He had to perform, without crashing, and in these conditions it's easy to make a mistake. He has done a great job, he progressed every day and he finished only 1.7s from the best laptime, knowing that he's far from having reached his full potential.  “I am really amazed. In addition, he's someone who is super humble off track, super nice. I always consider Monster Yamaha Tech3 to be a junior team, and Hafizh also sticks to that profile.”
Hafizh Syahrin [Photo: GP-INSIDE]

Poncharal Nilai Syahrin sebagai Pebalap Potensial

Bos tim satelit Monster Yamaha Tech 3 Herve Poncharal mengatakan bila ia merasa terkesan dengan penampilan pebalap Malaysia Hafizh Syahrin sepanjang sesi pra-musim yang berlangsung di Buriram akhir pekan lalu yang membuatnya ingin menempatkannya sebagai pengganti Jonas Folger yang harus absen sejak MotoGP Jepang musim lalu karena sakit.

Folger yang mengalami gejala Gilbert harus mengundurkan diri sepanjang musim balapan 2018 ini agar pebalap Jerman tersebut bisa berkonsentrasi untuk berobat.

Sejak runner-up MotoGP Jerman musim lalu itu harus beristirahat, Poncaharal harus menggantikan posisinya dengan Michael van der Mark pada sisa musim lalu.

Namun demikian, Poncharal juga menyebut bila ia belum membuat keputusan final soal Syahrin karena harus membicarakannya terlebih dahulu dengan para mitranya.

“Saya memang menginginkan Syahrin bersama kami sepanjang 2018 ini tetapi saya harus membicarakannya terlebih dahulu dengan semua mitra saya. Jadi sekarang ini, kami belum membuat keputusan sama sekali. Yang pasti, saya akan merasa kecewa sekali bila kami gagal merealisasikannya,"ujar Poncharal.

“Saya rasa kami telah menemukan pebalap ideal untuk mengisi posisi Folger karena Syahrin hanya berselang 1,756 detik dari Dani Pedrosa yang memuncaki pra-musim Buriram,"imbuh pria asal Prancis ini.

Poncharal juga menyebut bila Syahrin memang masih perlu jam terbang yang lebih banyak karena masih kalah bila dibandingkan Takaaki Nakagami, Franco Morbidelli, Tom Luthi atau Xavier Simeon.

Tetapi Poncharal yakin dengan kapasitas peraih podium di kelas Moto2 dan Moto3 ini dan Syahrin telah membuktikan tekanan yang dihadapinya sewaktu di Buriram karena inilah kali pertama Malaysia memiliki pebalap yang tampil di arena balapan kelas premier.

“Karena baru pertama kali, Syahrin bisa mengatasi tekanan dengan baik dan tak mengalami insiden. Dengan tekanan yang dihadapinya, ia sebetulnya mudah melakukan kesalahan. Tetapi ia justeru tampil bagus dan hanya terpaut 1,7 menit saja dari Pedrosa yang menjadi pebalap tercepat. Ini menunjukkan potensi Syahrin,"imbuh Poncharal. 

“Syahrin juga pebalap yang memiliki kelakuan baik dan rendah hati, "pungkas Poncharal.

Selasa, 20 Februari 2018

Rins Anggap Motor Suzuki GSX-RR Musim ini 100% Lebih Handal Dibanding Musim Lalu




Rins Anggap Motor Suzuki GSX-RR Musim ini Jauh Lebih Handal
Alex Rins [Photo:Motorsport]

Alex Rins Yakin Suzuki Ecstar Bakal Dulang Prestasi Musim ini

Pebalap Spanyol yang musim ini menghabiskan musim keduanya tampil di kelas premier bersama Suzuki Ecstar Alex Rins yakin bila timnya akan mampu berbicara banyak dibanding musim lalu di saat ia da rekan setimnya Andrea Iannone tak sekalipun sukses menggapai podium. 

Rins bisa merasa sepercaya diri itu menyusul hasil test pra-musim kedua yang dilakukannya di Chang International Circuit sepanjang akhir pekan lalu.

Rins yang mengendarai motor Suzuki GSX-RR spec 2018 selama 3 hari test yang digelar di arena yang akan menjadi arena MotoGP Thailand pada Oktober mendatang tersebut meraih posisi 7 sebagai hasil terburuknya dan di hari pertama test, Rins mampu menempati posisi kedua yang hanya terpaut 0,012 detik dari Cal Crutchlow yang menempati posisi teratas kala itu.

Rins pun menyebut bila motor Suzuki GSX-RR musim ini 100% lebih handal dibanding musim lalu.

“Motor kami sudah memiliki basis yang sangat bagus dan selama tiga hari ini, kami mengujicoba banyak komponen. Saya rasa baik test di Sepang maupun di Buriram ini, kami telah mampu mencatat banyak hasil positif yang dibuktikan catatan waktu lap yang kami bukukan dan juga melihat ritme kami,"jelas Rins seperti dikutip dari Motorsport.

“Setelah mengujicoba beberapa kali, awalnya kami belum puas juga, lalu saya meminta untuk membenahi tenaga motor yang saya kendarai. Begitu juga dengan daya akselerasinya. Kini saya bisa mengatakan bila motor Suzuki musim ini 100% lebih baik dibanding musim lalu.

Untuk diketahui, musim lalu Rins hanya mampu menempati posisi ke-16 di klasemen akhir. Namun Rins sempat harus melewatkan beberapa seri menyusul cedera berat yang dialaminya.

Musim ini Rins merasa percaya diri karena menurutnya, ia telah bekerja keras dan mendisiplinkan dirinya selama sesi-sesi test pra-musim, berbeda saat mengawali periode yang sama pada awal musim lalu di kala ia melewatkan sesi-sesi test di bulan Desember dan Januari.

“Selama musim dingin ini, saya selalu bangun pagi untuk kemudian pergi ke gym untuk kebugaran yang membuat saya menjadi semakin siap menghadapi musim ini. Musim lalu, cedera saya menghalangi saya untuk melakukan hal serupa. Kini saya kira saya sedang berada di level puncak performa saya,"pungkas Rins.

Senin, 19 Februari 2018

Ternyata Vinales Sudah 6 Bulan Tidak Merasa Nyaman dengan Motornya


Ternyata Vinales Sudah 6 Bulan Tidak Merasa Nyaman dengan Motornya
Maverick Vinales [Photo:Motorsport]


Vinales Frustrasi dengan Performa Yamaha 

Pebalap Movistar Yamaha Maverick Vinales yang pada musim lalu mampu memuncaki semua sesi pra-musim, pada  musim ini gagal mengulanginya hingga di hari ketiga sesi test pra-musim kedua yang digelar pada Minggu (18/2/2018), mantan pebalap Suzuki itu justeru hanya mampu menempati posisi ke-12 terbaik, tertinggal sekitar 0.809 detik dari pebalap Repsol Honda Dani Pedrosa.

Seperti diketahui, pabrikan asal Iwata Jepang itu masih belum mampu membenahi sejumlah area yang dinilai sebagai titik lemah sejak paruh kedua musim lalu. Namun menurut Vinales, Yamaha  masih harus memperbaiki seluruh area.

 “Kami harus memperbaiki seluruh area karena saya harus akui kami tertinggal jauh dari para rival kami meskipun ada Johann Zarco yang mampu menempatkan dirinya diantara para rival kami. Saya tak percaya mengapa kami bisa tertinggal sejauh ini hingga sulit untuk menembus posisi 10 besar sekalipun,”terang Vinales yang baru menandatangani kontrak barunya hingga akhir 2020 ini.

“Kemarin dan hari ini, kami tak berubah sama sekali karena kami gagal mengatasi kendala yang kami hadapi. Sudah 6 bulan ini saya belum merasa nyaman sama sekali ketika mengendarai motor saya,”keluh Vinales.

“Jelas ini membuat saya sedikit frustrasi karena keadaan ini membuat saya tidak bisa memberikan hasil maksimal,”imbuh pebalap berusia 23 tahun ini.


Minggu, 18 Februari 2018

Lorenzo Mengaku Belum Panas


Lorenzo Mengaku Belum Panas
Jorge Lorenzo [Photo:MotoGP]


Lorenzo Anggap Sirkuit Buriram Tidak Sebaik Sirkuit Sepang

Pebalap Spanyol dari tim Ducati Jorge Lorenzo yang hanya mencatat waktu terbaik ke-16 di hari ketiga sesi test pra-musim yang berlangsung di Chang International Circuit Buriram Thailand pada Minggu (18/2/2017) ini menyebut dirinya belum begitu panas karena ini masih sesi test. 

Karena hanya sesi test, maka Lorenzo berkilah ia tak perlu memaksimalkan kecepatan motornya. Selain itu, ia menilai trek di Buriram tidak sebaik trek di Sepang Malaysia dimana ia juga tampil dalam sesi test pra-musim sebelumnya akhir Januari lalu.

“Saya tampil lebih bagus di Sepang karena selama tiga hari terakhir ini saya merasa kurang nyaman, terutama dengan ban depan. Saya juga tidak terlalu memaksakan untuk tampil secepat mungkin saat mengujicoba dua spec motor Desmosedici,"ujar Lorenzo.

“Seperti yang pernah saya sebutkan sebelumnya sewaktu di Sepang, saya kira setiap motor memiliki sisi baik dan buruknya. Jadi saya belum bisa memastikan motor mana yang akan saya gunakan saat tampil di seri perdana nanti yang digelar di Qatar,"jelas Lorenzo seperti dikutip dari MotoGP.

Sabtu, 17 Februari 2018

Vinales Ungkap Kendala Tim Yamaha

Vinales Ungkap Kendala Tim Yamaha
Maverick Vinales [Photo:MotoGP]

Yamaha Masih Kesulitan di Hari Kedua Sesi Test Pra-Musim Buriram

 

Setelah musim lalu diterpa masalah pada durasi ban yang cepat tergerus, pada hari kedua sesi test pra-musim kedua yang digelar di Chang International Buriram, Thailand, Maverick Vinales menyebut bila motor terbaru Yamaha musim ini terlalu 'lembut'.

Namun demikian, dengan melakukan sejumlah modifikasi pada settingan elektronik, Yamaha bisa meningkatkan sedikit performanya.

"Saya kira motor kami musim ini terlalu 'lembut', itulah masalahnya,"ujar Vinales yang mencatat waktu terbaik keempat pada hari kedua ini.

"Saya kira saya lebih memilih bila motor kami sedikit lebih agresif. Barangkali ini disebabkan karena kami ingin mengatasi beban pada ban,"terang Vinales seperti dikutip dari Motorsport.

"Hingga 30 menit terakhir, kami sampai melakukan modifikasi beberapa kali seperti mengubah settingan elektronik dan sepertinya kami sedikit berhasil untuk membuat motor kami menjadi lebih ringan sehingga mampu tampil lebih cepat,"imbuh Vinales.

Dovizioso Sebut Sirkuit Buriram Cocok dengan Ducati dan Gaya Balapnya

Dovizioso Sebut Sirkuit Buriram Cocok dengan Ducati dan Gaya Balapnya
Andrea Dovizioso [Photo: Paddock-GP]


Dovizioso Puas dengan Hasil Test Hari Pertama

Pebalap Italia dari tim Ducati Andrea Dovizioso menyebut Chang International Circuit di Buriram Thailand sangat cocok dengan motor Desmosedici GP 18 Ducati yang dikendarainya dan juga gaya membalapnya setelah menyelesaikan hari pertama sesi test pra-musim kedua tahun ini yang berlangsung pada Jumat (16/2/2018).

Dovizioso membuktikan prediksi sebagian pengamat bila Sirkuit Buriram sangat cocok dengan karakteristik motor Desmosedici GP 18 terutama pada 12 tikungan dan trek lurus di sirkuit itu.

“Ya, saya rasa sirkuit ini memang sangat cocok bagi motor kami dan juga dengan gaya membalap saya,"terang Dovizioso. 

Dovizioso pun mampu tampil cepat dan hanya terpaut sedikit dari pebalap Repsol Honda Marc Marquez yang menjadi rival utamanya musim lalu meskipun pada hari pertama ini, runner up  musim lalu dengan enam kemenangan ini hanya mencatat waktu tercepat keempat.

Bagi Dovizioso sendiri, fokusnya bukan pada catatan waktu yang dibuatnya tetapi ia lebih memikirkan tentang pemilihan fairing aerodinamika yang paling cocok.

“Waktu lap yang saya raih di hari pertama ini kurang begitu penting. Yang pasti saya dan Marquez telah bisa memahami karakteristik sirkuit ini tetapi hal itu tidak terlalu penting karena masih ada dua hari kedepan dan saya rasa semua pebalap akan dapat juga memahami karakteristik sirkuit ini dan akhirnya bisa meningkatkan hasil test mereka,"sebut Dovizioso yang juga dijuluki sebagai 'DesmoDovi' ini.

Dovizioso juga memperkirakan mengapa sejumlah pebalap butuh waktu lebih lama karena menurutnya Sirkuit Buriram memiliki sejumlah area entry tikungan yang tak lazim.

"Memilih fairing yang paling cocok merupakan hal yang tak mudah karena di satu trek, fairing yang satu lebih bagus, sedangkan di trek lainnya, fairing yang satu lagi jauh lebih baik performanya,"ujar Dovizioso seperti dikutip dari Crash.  

Dovizioso selanjutnya mengatakan pada hari kedua yang digelar pada Sabtu ini akan mengujicoba fairing aerodinamika timnya secara lebih detail lagi untuk bisa meningkatkan catatan waktu lapnya.